Header Ads

RHK : Hidup Dalam Kecukupan

Renungan Harian Keluarga (RHK)
Senin, 3 Juli 2017
Bahan bacaan Keluaran 16:15-16
15  Ketika orang Israel melihatnya, berkatalah mereka seorang kepada yang lain: "Apakah ini?" Sebab mereka tidak tahu apa itu. Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Inilah roti yang diberikan TUHAN kepadamu menjadi makananmu. 
16  Beginilah perintah TUHAN: Pungutlah itu, tiap-tiap orang menurut keperluannya; masing-masing kamu boleh mengambil untuk seisi kemahnya, segomer seorang, menurut jumlah jiwa."

Renungan,
Dewasa ini dalam kehidupan masyarakat ‘Postmodern” persaingan/kompetisi diberbagai aspek kehidupan tidak terhindarkan, sehinga berpengaruh juga pada kebutuhan hidup manusia. Realita hidup menunjukkan bahwa ada orang yang hidup dalam kemakmuran tetapi kemakmuran itu membawa mereka pada gaya hidup boros dan berfoya-foya, jauh dari pola hidup berkecukupan.

Bacaan di hari ini menceritakan bagaimana Tuhan memberi perintah, pungutlah burung puyuh dan manna sesuai dengan keperluan masing-masing. Umat Tuhan diajarkan untuk hidup dalam kecukupan, mengunakan berkat Tuhan dengan penuh tanggungjawab, serta memperhatikan kebutuhan hidup sesama. Mereka diberkati supaya menjadi berkat bagi orang lain. Supaya mereka hidup berdampingan dengan damai tidak ada yang berkelebihan dan yang berkekurangan. Hidup dalam kecukupan adalah hidup dalam Providensi (Pemeliharaan) Allah. Orang yang melangar ajaran tentang pemeliharaan Allah adalah orang yang rakus, yang mementingkan dirinya sendiri.

Sebagai keluarga Kristen firman Tuhan menuntun kita untuk hidup dalam keadilan-Nya dengan mempraktekkan pola hidup yang sederhana, mengambil berkat Tuhan sesuai dengan kebutuhan bukan dengan sesuai dengan keinginan. Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk berdoa: Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya Amin.

Sumber :  Sinode GMIM

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.