Pages

Senin, 18 April 2011

Tata Cara & Teknis Penyimpanan Limbah B3



Tata Cara dan Persyaratan
 Teknis Penyimpanan Limbah B3

A. Dasar Hukum dan Peraturan PLB3
v  UU No.32/2009 tentang Perlindungan & Pengelolaan LH;
v  PP No 18/1999 tentang PLB3 Jo. PP No 85/1999 tentang Perubahan PP18/1999 ttg PLB3;
v  PP 38/2007 tentang Pembagian  Urusan Pemerintahan antara Pemerintah Pusat, Pemda Provinsi & Pemda Kab/Kota;
v  Permen LH 30/2009 tentang Tata laksana Perizinan & Pengawasan PLB3 serta Pengawasan Pemulihan Akibat pencemaran LB3 oleh Pemda
v  PermenLH No. 18/2009 tentang Tata Cara Prizinan PLB3;
v  Kepdal 01/BAPEDAL/09/1995 tentang Tata Cara & Persyaratan Teknis Penyimpanan & Pengumpulan LB3;
v  Kepdal 02/BAPEDAL/09/1995 tentang Dokumen LB3;
v  Kepdal 03/BAPEDAL/09/1995 tentang Persyaratan Teknis PLB3;
v  Kepdal 05/BAPEDAL/09/1995 tentang Simbol & Label;
v  Kepdal 255/BAPEDAL/08/1996 tentang Tata cara & persyaratan penyimpanan & pengumpulan minyak pelumas bekas.


B.   PLB3 dalam UU No. 32/2009
                Pasal 1
       PLB3 : kegiatan yang meliputi pengurangan, penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan &/ penimbunan;
       LB3 : sisa suatu usaha &/ kegiatan yang mengandung zat, energi, &/ komponen lain yang karena sifat, konsentrasi &/ jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkn &/ merusak LH, &/ membahayakan LH, kesehatan serta kelangsungan hidup manusia & makhluk hidup lain;

BAB VII Bag Kedua PLB3, Pasal 59
       Setiap orang yang menghasilkan LB3 wajib melakukan Pengelolaan LB3 yang dihasilkannya;
       B3 yg kadaluarsa, pengelolaannya mengikuti ketentuan PLB3;
       Dlm hal setiap orang, tidak mampu melakukan sendiri PLB3, pengelolaannya diserahkan kepada pihak lain;
       PLB3 wajib mendapat izin dari menteri, gubernur, atau bupati/walikota sesuai dengan kewenangannya;
       Menteri, gubernur, atau bupati/walikota wajib mencantumkan persyaratan LH yang harus dipenuhi & kewajiban harus dipatuhi pengelola LB3 dalam izin;
       Keputusan pemberian izin wajib diumumkan
       Ketentuan lebih lanjut mengenai PLB3 diatur dalam PP

BAB VII Bag Ketiga Dumping, Pasal 60
       Setiap orang dilarang melakukan dumping limbah &/ bahan ke media LH tanpa izin

Pasal. 61
       Dumping hanya dapat dilakukan dengan izin menteri, gubernur atau bupati/wlkota sesuai dengan kewenangannya;
       Dumping hanya dapat dilakukan dilokasi yang telah ditentukan;
       Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara & persyaratan dumping limbah/ bahan diatur dalam PP.


C.  PLB3 Dalam PP 18/1999 Jo PP 85/1999
       PLB3 bertujuan untuk mencegah & menanggulangi pencemaran &/ kerusakan LH yang diakibatkan LB3 serta melakukan pemulihan kualitas lingkungan yang sudah tercemar sehingga dapat pulih sesuai dengan fungsinya kembali (Pasal. 2);
       Setiap orang yang melakukan usaha &/ kegiatan yang menghasilkan LB3 dilarang membuang LB3 secara langsung ke media LH tanpa pengolahan lebih dahulu (Pasal. 3);
       Kegiatan penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan & penimbunan LB3 dilarang melakukan  pengenceran untuk maksud menurunkan konsentrasi zat racun & bahaya LB3 (Pasal. 4)


D. Penyimpanan LB3
1.       Persyaratan Pengemasan LB3
             LB3 mempunyai karakteristik yang beragam, untuk meningkatkan pengamanannya, sebelum disimpan LB3 dikemas lebih dahulu.
a.         Persyaratan pra pengemasan
       Karakteristik bahaya LB3 harus dengan pasti diketahui;
       Bila LB3 yang dhasilkan sama, pengujian karakteristik LB3 dapat dilakukan min 1X;
       Bentuk & bhn kemasan berdasarkan kecocokan terhadap jenis dan karakteristik limbah yang dikemas.
b.         Persyaratan umum kemasan
       Kemasan harus dalam kondisi baik, tidak rusak, bebas karat & kebocoran;
       Bentuk, ukuran & bahan kemasan sesuai dengan karakteristik LB3 yang dengan mempertimbangkan segi keamanan, kemudahan penanganannya;
       Kemasan dapat dari bahan plastik ( HDPE, PP, PVC) & logam (teflon, baja karbon, SS304 dll)
c.               Prinsip pengemasan limbah B3
       LB3 dengan bahan yang tidak saling cocok tidak boleh disimpan dalam 1 kemasan;
       Jumlah pengisian LB3 dalam kemasan harus mempertimbangkan kemungkinan pengemb vol LB3, pembentukan gas atau terjadinya kenaikan tekanan;
       Jika kemasan yang berisi LB3 dalam kondisi tidak layak/ bocor LB3 harus dipindahkan ke kemasan lain yang memenuhi syarat;
       Kemasan yang telah berisi limbah B3 harus diberi penandaan (simbol & label) sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
       Wajib dilakukan pemeriksaan terhadap kemasan LB3 untuk memastikan tidak terjadi kerusakan/kebocoran;
       Wajib melaporkan kegiatan pengemasan, penyimpanan dan pengumpulan LB3 sebagai bagian PLB3.

2.       Tata Cara Pengemasan/ Pewadahan LB3
a.         Persyaratan pengemasan LB3
       Kemasan (drum, tong /bak kontainer) dlm kondisi baik, tidak bocor, berkarat /rusak, dari bahan yang cocok dengan kar LB3, aman & mempunyai penutup untuk mencegah tumpahan;
       Pemeriksaan kemasan dilakukan minimal seminggu sekali;
       Kemasan bekas LB3 dapat digunakan kembali untuk limbah yang sama / saling cocok;
       Bekas kemasan LB3 yang akan digunakan kembali harus dsimpan ditempat penyimpanan LB3 & dipasang ”label kosong
       Kemasan yang telah rusak & tidak dpergunakan kembali harus dilakukan sebagai LB3.
b.         Persyaratan pewadahan LB3 dalam tanki
      Pemilik/operator harus mengajukan permohonan rekomendasi ke KLH dengan melampirkan rancangan bangunan sistim tanki
      Tanki & sistim penunjangnya dirancang memenuhi sistim keamanan lingkungan;
      Tanki & sistim harus saling cocok dengan kar & jenis LB3 yang disimpan & tidak digunakan untuk mnyimpan limbah mudah menyala atau reaktif;
      Untuk mencegah lepasnya LB3 ke lingkungan, tanki wajib dlengkapi penampungan sekunder;
      Pemilik /operator wajib melakukan pemeriksaan minimal 1X/hari;
      Pemilik /operator wajib melakukan pemeriksaan perlindungan katodik (jika ada) & peralatan tersebut bekerja sempurna;
      Jika sistim tanki mengalami kebocoran, pemilik/ operator wajib melakukan : penghentian operasi & mencegah aliran limbah, memindahkan LB3, mewadahi tumpahan,  mengangkat limbah yang terlanjur lepas dilingkungan, membuat catatan dan lap mengenai kecelakaan & penanggulangan yang telah dilakukan.

3.      Tata Cara Penyimpanan LB3
a.               Penyimpanan kemasan LB3
      Penyimpanan harus dbuat sistim blok & setiap blok terdiri atas 2X2 kemasan;
      Lebar gang antar blok untuk lalu lintas manusia minimal 60 cm;
      Tumpukan drum logam 200 liter maksimal 3 lapisan, setiap lapisan dialasi palet, setiap palet untuk 4 drum.Tumpukan Lebih dari 3 lap /kemasan dari plastik harus menggunakan rak;
      Jarak tumpukan tertinggi dengan atap & dinding minimal 1 m;
      Kemasan berisi LB3 yang tidak saling cocok disimpan terpisah, tidak dalam satu blok.
b.         Penempatan tanki
      Disekitar tanki dbuat tanggul dlengkapi saluran pembuangan yang menuju bak penampung;
      Bak penampung kedap air dan mampu menampung minimal 110 % kapasitas maks vol tanki;
      Tanki diatur sehingga bila terguling akan terjadi didaerah tanggul & tidak menimpa tanki lain;
      Tanki harus terlindung dari penyinaran matahari & masuknya air hujan secara langsung.

  1. Persyaratan  bangunan penyimpanan kemasan LB3
-       Rancang bangunan & luas  penyimpanan sesuai jenis, karakteristik & jumlah LB3;
      Terlindung dari masuknya air hujan secara langsung;
      Tanpa plafond & mempunyai sistim ventilasi udara, memasang kasa/bahan lain mencegah msuknya burung/ binatang kecil;
      Mempunyai penerangan (lampu/cahaya matahari) yang memadai, dilengkapi dengan sistim penangkal petir;
      Pada bagian luar dberi penandaan (simbol);
      Lantai kedap air, tidak bgelombang, kuat & tidak retak, landai minimal 1%. Pada bagian luar bangunan, air hujan dapat mengalir menjauhi bangunan penyimpanan;
      Tempat penyimpanan lebih dari 1 karakteristik limbah, dbuat tanggul pemisah, tiap bagian penyimpanan  mempunyai bak penampung tumpahan;
      Sarana lain yang harus tersedia : peralatan & sistem  pemadam kebakaran, pagar pengamanan, pembangkit listrik cadangan, Fasilitas P3K, Peralatan komunikasi, Gudang tempat penyimpanan peralatan & perlengkapan, Pintu darurat & alarm.

5.            Persyaratan Lokasi Tempat Penyimpanan Limbah B3
      Merupakan daerah bebas banjir;
      Jarak min dgn fasilitas umum 50 m.

6.            Persyaratan Penyimpan dan Penyimpanan LB3
      Penyimpan harus merupakan suatu badan usaha
      Mempunyai ijin penyimpanan LB3
      Memiliki catatan penyimpanan LB3
      Menyimpan LB3 maks 90 hari;
      Melaporkan kegiatan penyimpanan LB3;
      Hanya melakukn penyimpanan sementara di lokasi kegiatan sebab diserahkan ke pengumpul &/ pengolah &/  pemanfaat &/ penimbun LB3.

0 komentar:

Poskan Komentar